Apakah Tidurmu Nyenyak Semalam?

Sapaan ”Bagaimana kabarmu?” mungkin terdengar lumrah untuk menanyakan kondisi seseorang. Cobalah sesekali menggantinya dengan kalimat berikut ”Bagaimana tidurmu semalam? Nyenyak, kah?”. Pertanyaan itu tampak sederhana, tetapi langsung ke inti permasalahan. Bukan sekadar basa-basi.

Kalimat yang menanyakan kondisi tidur bisa membuka obrolan dan berbagi cerita. Sebab, tidak semua orang bisa melalui malam dan bangun dalam keadaan yang segar keesokan harinya. Bertukar pengalaman bisa meringankan beban dan berbagi kiat yang mungkin saja baru diketahui.

Kompas/Mohammad Hilmi Faiq
Gangguan tidur bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi. Untuk menghilangkan ganggaun tersebut, penderita perlu berkonsultasi kepada dokter, bahkan kadang harus menjalani terapi seperti fasilitas yang disediakan RS Immanuel di Bandung Jabar ini, Kamis (17/1/2008).

Tanpa disadari, aktivitas tidur mengambil porsi cukup besar dalam hidup. Namun, setiap orang memiliki kebutuhan tidur malam yang berbeda. Ada yang merasa cukup tidur selama 6 jam atau 8 jam. Durasi tidur yang terlalu lama juga memiliki dampak yang sama buruknya dengan kondisi kurang tidur. Sebaiknya berdurasi pas, tidak kurang maupun lebih.

Baca juga: Kebanyakan Tidur, Percepat Kematian

Selain durasi, kualitas tidur turut berpengaruh pada kehidupan seseorang. Bagaimana mengetahuinya? Indikatornya sederhana, yakni kondisi tubuh setelah bangun tidur, sensasi apa yang muncul? Jika merasa lebih segar dan semangat, ini pertanda baik.

Dalam laman resmi Sleep Foundation disebutkan tanda-tanda seseorang memiliki kualitas tidur yang baik, yakni jika mereka tertidur segera dalam waktu lebih kurang 30 menit setelah di atas kasur; bangun tidur dengan perasaan segar dan berenergi; durasi tidur sesuai dengan kelompok usia; dan jika terbangun di tengah tidur malam dapat tertidur kembali dalam waktu 20 menit saja.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Seorang santri tidur sejenak di jeda istirahat saat kegiatan tadarus Al Quran di Masjid Pesantren Daarul Quran Al Kautsar, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (9/5/2020).

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tidur didefinisikan dalam keadaan berhenti badan dan kesadarannya (biasanya dengan memejamkan mata); mengistirahatkan badan dan kesadarannya; atau berbaring/terbaring (tidak berdiri). Artinya, tidak hanya mengistirahatkan tubuh, tetapi juga pikiran.