Kecapku Nomor Satu

Bagi sebagian masyarakat di Indonesia, khususnya di Jawa, kecap manis menjadi salah satu kebutuhan agar makanan tertentu menjadi bercita rasa khas. Dari berbagai macam jenis saus untuk penyedap makanan, kecap manis adalah saus asli Indonesia hasil akulturasi dengan kecap asin yang berasal dari China.

Kata kecap diduga berasal dari chiap/kicap/kitjap yang diadaptasi dari bahasa Hokkian. Kecap manis pertama kali disebutkan di Barat tahun 1680, pada waktu itu masih disebut berasal dari Hindia Timur. Asal mula kecap datang ke Indonesia bermula dari orang-orang China yang membawa kecap asin. Kecap asin kurang laku karena orang Indonesia lebih suka rasa manis sehingga ditambahkan gula merah agar sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Saus penyedap makanan seperti kecap ada beragam jenis dan penyebutan. Namun hanya kecap manis yang dapat dikatakan asli Indonesia. Berikut beberapa jenis kecap yang sering dijumpai:

Proses Pembuatan Kecap Manis

 

 

Kecap manis merupakan salah satu penyedap dan pelengkap makanan yang penting terutama di Jawa. Beragam jenis masakan yang sudah pasti membutuhkan kecap manis adalah masakan dan makanan yang bercita rasa manis, sebut saja sate, semur, nasi goreng, dan masih banyak lagi.

Selain makanan tersebut, masih banyak lagi makanan dan masakan yang menggunakan kecap manis, baik sebagai penyedap maupun pelengkap, seperti bakso, ketoprak, kupat tahu, soto, ayam kecap, dan ayam/daging bakar.

 

Kemasan

Kemasan kecap manis umumnya menggunakan 3 varian botol ukuran dan ada juga dalam kemasan plastik untuk isi ulang. Ada juga produsen yang menyediakan ukuran saset.

Industri Kecap di Indonesia

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, tercatat ada 106 perusahaan dan usaha pembuatan saus kecap di Indonesia. Ada yang yang hanya memproduksi kecap asin, tetapi kebanyakan memproduksi kecap manis dan asin. Bahkan terdapat juga varian rasa manis sedang. Sementara terdapat ratusan merek kecap, baik yang diproduksi dalam industri skala besar maupun industri lokal rumahan. Di luar data industri kecap ini, masih banyak industri kecap rumahan yang tersebar mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Bangka, Sulawesi, hingga Kalimantan.

 

Fanatisme

Banyaknya produk kecap lokal di sejumlah daerah turut melahirkan fanatisme terhadap kecap merek tertentu. Produk kecap lokal memang memiliki rasa yang khas dan sering tidak bisa ditemukan pada kecap lain yang pada akhirnya membentuk keterikatan rasa lidah dengan daerah asal. Selain itu, faktor tradisi turun-temurun menggunakan kecap merek tertentu juga memengaruhi loyalitas konsumen terhadap merek favoritnya. Loyalitas ini juga terdapat pada penjual makanan atau warung makan yang setia menggunakan kecap tertentu.

 

START: PAYWALL
END: PAYWALL

Kerabat Kerja

Infografik: Pandu lazuardy Patriari, Ningsiawati | Sumber: : History of Soy Sauce, Kementerian Perindustrian, arsip pemberitaan Kompas, pengamatan lapangan | Desainer & Pengembang: Ria Chandra, Rino Dwi Cahyo, Frans Yakobus Suryapradipta, Yosef Yudha Wijaya, Deny Ramanda

Suka dengan tulisan yang Anda baca?

Nikmati tulisan lainnya dalam rubrik Infografik Interaktif di bawah ini.