1.210.956 kasus dengan sebaran di 184 negara/wilayah. "/> 1.210.956 kasus dengan sebaran di 184 negara/wilayah. "/> Memutus Rantai Penularan Covid-19 – Tutur Visual

Memutus Rantai Penularan Covid-19

Kemampuan penularannya yang begitu cepat mendorong Organisasi Kesehatan Dunia WHO menetapkan situasi akibat Covid-19 ini sebagai pandemi. Hingga 7 April 2020, WHO melaporkan terjadinya 1.210.956 kasus dengan sebaran di 184 negara/wilayah.

Dengan penetapan pandemi Covid-19, diharapkan semua negara menerapkan langkah serius demi mengurangi penyebarannya. Ini berguna untuk menekan jumlah kasus infeksi virus Covid-19.

Pengurangan penyebaran akan menekan jumlah orang yang terinfeksi akibat virus ini. Kondisi ini akan memberikan waktu yang cukup bagi petugas kesehatan di tiap negara untuk menyiapkan fasilitas, perawatan, dan pengobatan yang tepat kepada pasien.

kompas/heru sri kumoro
Petugas medis bersiap di ruang instalasi gawat darurat Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Untuk saat ini, tempat ini disiapkan untuk menampung 3.000 pasien.

Mengurangi penyebaran merupakan strategi paling realistis untuk menekan tingkat kematian yang diakibatkan infeksi Covid-19, sambil menunggu tersedianya vaksin bagi virus ini. Menurut cetak biru penelitian yang disusun WHO, apabila sesuai rencana, vaksin virus Covid-19 baru akan tersedia pada Februari 2021.

Oleh karena itu, strategi mengurangi penyebaran virus perlu terus diterapkan agar bisa memutus rantai penularan Covid-19. Secara konkret, langkah pengurangan penyebaran dapat dilakukan dengan berbagai cara yang saling berkaitan, mulai dari pengetesan, isolasi, karantina, pembatasan fisik, penelusuran kontak, identifikasi kontak, hingga pencarian pola penyebaran.

Langkah-langkah tersebut juga perlu dibarengi dengan pemantauan (surveillance) terus-menerus, baik terhadap orang tanpa gejala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

Lucas BARIOULET / AFP
Dengan mengenakan alat pelindung diri, petugas pertolongan pertama Perancis, mendorong pasien pria yang diduga terinfeksi Covid-19 dengan brankar, 3 April 2020. Perancis memberlakukan lockdown untuk membatasi penyebaran penyakit tersebut.

Makin membesar

Kerabat Kerja

Penulis: Andreas Yoga Prasetyo (Litbang Kompas) | Fotografer: Bahana Patria Gupta, Heru Sri Kumoro, Videlis Jemali, Riza Fathoni, Machradin Wahyudi Ritonga | Infografis: Novan Nugrahadi, Andri Reno S | Pengolah foto dan animator: Toto Sihono | Ilustrator: Cahyo Heryunanto | Penyelaras bahasa: Teguh Candra | Produser: Sri Rejeki | Desainer & Pengembang: Ria Chandra, Rino Dwi Cahyo, Frans Yakobus Suryapradipta, Yosef Yudha Wijaya, Deny Ramanda

Suka dengan tulisan yang Anda baca?

Nikmati tulisan lainnya dalam rubrik Tutur Visual di bawah ini.