Raja Belanda, Sang Pilot di Tanah Kelahiran Fokker

Raja Belanda Willem-Alexander memulai lawatan di Indonesia pada Senin (9/3/2020). Peningkatan kerja sama ekonomi, diplomatik, kebudayaan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi misi utama dalam muhibah ini.

Presiden Joko Widodo menerima Raja Willem-Alexander di Istana Bogor, Selasa siang. Isu ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia akan menjadi pembahasan dalam pertemuan kedua kepala negara tersebut.

Selain di Bogor, Raja Willem-Alexander juga berkegiatan di Jakarta dan sejumlah daerah di Nusantara. Di Jakarta, ia berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Menteng Pulo. Di Kalibata raja menziarahi pejuang kemerdekaan Indonesia, sedangkan di Menteng raja akan menziarahi prajurit Belanda di masa penjajahan Jepang dan perang kemerdekaan Indonesia.

Lawatan kali ini ke Indonesia bukan yang pertama bagi Raja Willem-Alexander. Pada saat masih berstatus putra mahkota, ia mendampingi ibunya, Ratu Beatrix, melawat ke Indonesia pada 1995. Seperti dalam lawatan kala itu, sekarang pun ia akan bertandang ke Yogyakarta dan akan dijamu Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Presiden Joko Widodo bersama Raja Belanda Willem-Alexander naik mobil golf di halaman Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020). Ini adalah lawatan pertama Raja Willem ke Indonesia setelah mewarisi takhta dari Ratu Beatrix pada 2013.

Raja kelahiran 27 April 1967 ini dinobatkan menjadi raja menggantikan ibunya, Ratu Beatrix pada 30 April 2013. Willem-Alexander dikenal sebagai sosok yang merakyat. Bahkan, dalam perjalanan hidupnya, dia pernah menjadi pilot KLM. Willem pernah mengawaki Fokker 70, dan terbang melayani warga pada umumnya. Fokkrt 70 merupakan pesawat jet, versi lebih kecil dari Fokker 100.

START: PAYWALL
END: PAYWALL

Kerabat Kerja

Penulis: Iwan Santosa, Kris Mada | Fotografer: Heru Sri Kumoro, Wawan H Prabowo, Kartono Ryadi, Yuniadhi Agung, Pat Hendratmo, Thomas Pudjo, Eddy Hasby | Olah Foto: Novan Nugrahadi, Toto Sihono | Produser: Prasetyo Eko P | Desainer & Pengembang: Ria Chandra, Rino Dwi Cahyo, Frans Yakobus Suryapradipta, Yosef Yudha Wijaya, Deny Ramanda

Suka dengan tulisan yang Anda baca?

Nikmati tulisan lainnya dalam rubrik Tutur Visual di bawah ini.