KompasKompas50 Tahun Membendung Citarum
    0 dari 0

    Gulung

    50 Tahun
    Membendung Citarum

    Bendungan Ir H Djuanda atau yang dikenal dengan Bendungan Jatiluhur merupakan bendungan terbesar di Indonesia, yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Nama Bendungan Ir H Djuanda dipilih untuk mengenang peran perdana menteri terakhir Indonesia tersebut dalam mewujudkan pembangunan bendungan ini.

    Pada 26 Agustus 2017, bendungan yang membendung aliran Sungai Citarum ini genap berusia 50 tahun. Pembangunan proyek ini terpaksa menenggelamkan 14 desa dan berdampak pada 5.002 penduduk. Ongkos sosial tersebut hingga kini terbayar dengan berbagai kegunaan yang penting bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai pengendali banjir, Bendungan Jatiluhur juga berfungsi menjaga irigasi pertanian, pemasok air, dan pembangkit listrik.

    Elevasi puncak: ± 114,5 mdpl
    Elevasi normal: ± 107 mdpl
    Elevasi banjir maksimum: ± 111,6 mdpl
    Volume tampungan: 2,448 miliar m3
    Volume ukuran: 9,1 juta m3
    Luas genangan: 83 km2
    Daerah tangkapan total: 4.500 km2
    Daerah tangkapan langsung ke waduk: 380 km2

    PLTA dengan kapasitas 32 MW baru dipasang pada tahun 1979-1981. Namun, produksi listrik pertamanya sudah disalurkan ke Bandung pada tahun 1965, kemudian ke Jakarta pada tahun 1966. Kapasitas saat ini sebesar 187 MW dan ada rencana untuk ditambah.

    Peta Jaringan Irigasi Sungai Citarum

    Manfaat Lain

    Penyediaan air untuk irigasi seluas 242.000 hektar

    Pembangkit listrik kapasitas 187,5 MW

    Penyediaan air baku untuk air minum dan industri

    Pengendalian banjir di Karawang dan sekitarnya

    Mulai interaksi

    Hentikan interaksi

    Kerabat Kerja

    Produser

    Pandu Lazuardy Patriari

    Infografik dan 3D

    Parlindungan Siregar
    Ardiansyah

    Desainer dan pengembang

    Rafni Amanda

    Litbang

    Ida Ayu Grhamtika Saitya

    Penyelaras Bahasa

    Priskilia Bintang